
BYD kini menjadi pabrikan mobil listrik paling cuan di dunia. Produsen mobil listrik asal China ini mampu mengalahkan pendapatan Tesla untuk kali pertamanya pada kuartal III 2024.
BYD mencatatkan pendapatan sebesar 201,1 miliar yuan atau setara US$ 28,24 miliar pada kuartal III 2024. Jumlah tersebut, naik 24 persen secara bulanan. Sedangkan Tesla hanya mampu mencatatkan pendapatan sebesar US$ 25,2 miliar dalam periode yang sama.
“30 tahun yang lalu, di tempat ini juga di Shenzhen, BYD memulai perjalanan kami dari memproduksi baterai isi ulang hingga layanan telepon seluler,” ungkap General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang di Kantor Pusat BYD, Shenzhen, China, Senin (25/11/2024).
Kala itu, sambung Liu, BYD telah mampu memproduksi tiga jenis baterai, yakni berjenis nikel, lithium-ion, dan hidrogen.
Kita sangat beruntung mendapatkan pengakuan dari Motorola dan Nokia di dunia telepon pintar. Saat itu, ketika Nokia menjadi yang terlaris, menguasai lebih dari 30 persen pangsa pasar. Lalu 30 persen ponsel Nokia yang diproduksi saat itu dibuat oleh BYD. Saat itu, BYD menyediakan baterai isi ulang untuk Motorola dan Nokia,” katnya.
Namun, setelah menjadi Original Equipment Manufacture (OEM) untuk Motorola dan Nokia, BYD mengalami sejumlah tantangan. Salah satunya muncul kekhawatiran dari produsen ponsel bahwa BYD akan memproduksi dan membangun merek telepon pintar sendiri.
“Untuk mengusir kekhawatiran mereka, kami menyertakan satu kalimat di brosur kami. BYD tidak akan pernah mulai memproduksi telepon pintar,” kata Liu.
Sumber : Liputan6.com